Sorotan Politik, Ambisi Bahlil di Parlemen Dan Kedatangan Kapal Induk Italia

ambisi Bahlil maju ke parlemen sekaligus kedatangan hibah kapal induk Italia

Berita politik kemarin menyoroti ambisi Bahlil maju ke parlemen sekaligus kedatangan hibah kapal induk Italia.

ambisi Bahlil maju ke parlemen sekaligus kedatangan hibah kapal induk Italia

Berbagai dinamika politik mewarnai pemberitaan kemarin, menyoroti isu krusial nasional. Dari deklarasi mengejutkan seorang menteri ingin maju ke parlemen, peringatan presiden soal hukum, hingga upaya pencegahan korupsi dan penguatan aset negara, semua menjadi diskursus publik. Kabar penguatan alutsista TNI juga menarik perhatian.

Simak beragam informasi menarik lainnya tentang politik di Indonesia yang terbaru dan terviral cuman hanya ada di seputaran Politik Ciki.

Deklarasi Politik Bahlil Dan Pesan Prabowo

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, membuat pernyataan yang cukup menarik perhatian publik. Ia secara lugas mengumumkan niatnya untuk maju sebagai calon legislatif (Caleg) pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang. Deklarasi ini disampaikannya dalam acara pengukuhan Akademi Partai Golkar di Jakarta.

Bahlil menegaskan bahwa keputusannya untuk “nyaleg” adalah komitmennya. Ia tidak ingin memiliki ambisi politik lain seperti para ketua umum partai pada umumnya. Pernyataan ini mengindikasikan fokus Bahlil pada peran legislatif, berbeda dengan aspirasi kepemimpinan partai yang seringkali menjadi sorotan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting kepada aparat penegak hukum. Ia mengingatkan agar hukum tidak dijadikan alat untuk “mengerjai” lawan-lawan politik. Pesan ini disampaikan Prabowo di hadapan para ekonom, investor, dan praktisi ekonomi dalam acara Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026.

Urgensi Penegakan Hukum Dan Pencegahan Korupsi

Prabowo menekankan pentingnya kepastian hukum (rule of law) di Indonesia. Menurutnya, kepastian hukum adalah fondasi utama bagi stabilitas negara dan memberikan rasa tenang serta aman bagi seluruh rakyat. Penegasan ini mengindikasikan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim hukum yang adil dan transparan.

Sejalan dengan isu penegakan hukum, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyoroti tingginya kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah. Bima Arya mengemukakan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen politik. Langkah ini dianggap krusial untuk menekan angka korupsi yang terus merajalela di tingkat lokal.

Wamendagri mengungkapkan keprihatinannya atas fakta bahwa banyak kepala daerah masih terjerat kasus korupsi, meskipun berbagai upaya pencegahan dan peringatan telah dilakukan. Evaluasi rekrutmen politik diharapkan dapat menyaring calon pemimpin yang berintegritas dan bebas dari godaan korupsi.

Baca Juga: Istri Eks Kapolres Bima Diperiksa Bareskrim, Sekoper Narkotika

Penguatan Sistem Hukum Dan Pemulihan Aset Negara

 Penguatan Sistem Hukum Dan Pemulihan Aset Negara

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga turut menyuarakan pentingnya pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Menurut Gibran, RUU ini sangat vital untuk mengembalikan kerugian negara yang diakibatkan oleh tindak pidana korupsi yang selama ini sulit dipulihkan.

Gibran menjelaskan bahwa penguatan sistem hukum melalui RUU Perampasan Aset akan memungkinkan Indonesia untuk memulihkan aset negara secara lebih efektif. Selain itu, RUU ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan melindungi masyarakat dari potensi kerugian finansial akibat kejahatan tersebut.

Pernyataan Gibran menunjukkan komitmen pemerintah dalam memerangi korupsi dan memperkuat pondasi hukum. Dengan adanya RUU ini, diharapkan ada mekanisme yang lebih kuat untuk memiskinkan koruptor dan mengembalikan hak-hak negara yang telah dirugikan.

Hibah Kapal Induk Dan Modernisasi Pertahanan

Dalam kabar lain yang berkaitan dengan pertahanan negara, Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan Indonesia akan menerima hibah kapal induk pertama. Kapal induk bernama Giuseppe Garibaldi ini merupakan hibah dari pemerintah Italia, sebuah langkah signifikan dalam modernisasi alutsista TNI.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa Giuseppe Garibaldi adalah kapal buatan galangan Fincantieri, Italia, yang sebelumnya telah memperkuat angkatan laut Italia. Hibah ini menunjukkan penguatan hubungan bilateral antarnegara.

Rico menambahkan bahwa anggaran yang disiapkan pemerintah Indonesia akan dialokasikan untuk kebutuhan retrofit atau penyesuaian kapal. Hal ini penting agar kapal induk tersebut sesuai dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut. Langkah ini menandai era baru bagi kekuatan maritim Indonesia.

Pantau selalu berita politik terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di Politik Ciki agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari antaranews.com
  • Gambar Kedua dari eposdigi.com