OTT KPK di Kuansing Bikin Geger! Istri Kedua Bupati Ikut Terseret, Ada Apa Sebenarnya?

OTT KPK di Kuansing Bikin Geger! Istri Kedua Bupati Ikut Terseret, Ada Apa Sebenarnya?

OTT KPK di Kuantan Singingi, Riau, menyita perhatian publik setelah sejumlah orang dari Kuansing hingga Jakarta turut diamankan dalam operasi tersebut.

OTT KPK di Kuansing Bikin Geger! Istri Kedua Bupati Ikut Terseret, Ada Apa Sebenarnya?

Total ada 10 orang yang dibawa untuk pemeriksaan awal. Situasi ini langsung membuat suasana pemerintahan daerah ikut memanas karena nama pejabat penting ikut terseret. Simak ulasan lengkapnya dari Politik Ciki.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVELIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Istri Kedua Bupati Ikut Diamankan, Tapi Statusnya Berbeda

Salah satu nama yang ikut menjadi sorotan adalah Suci Nitia Edwar, istri kedua Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. KPK sempat membawa yang bersangkutan dalam proses pengumpulan keterangan. Namun pihak KPK menegaskan bahwa Suci hanya berstatus saksi. Ia diperiksa karena berada di lokasi saat tim datang ke rumah bupati. Penyidik kemudian menggali informasi terkait alur komunikasi dan dugaan transaksi yang sedang didalami.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

KPK Tegaskan Peran Saksi dalam Pemeriksaan

Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, menegaskan bahwa posisi Suci dalam kasus ini hanya sebagai saksi. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi di lapangan. KPK ingin memastikan tidak ada informasi yang terlewat dalam proses penyidikan. Karena itu, setiap orang yang dianggap mengetahui kejadian ikut dimintai keterangan secara detail.

Baca Juga: Komisaris Dapat Tantiem Meski BUMN Rugi, Prabowo: Enak di Elu, Enggak Enak di Rakyat

Status Tersangka Mengarah ke Bupati dan Pejabat Daerah

Setelah melakukan pemeriksaan lanjutan, KPK menetapkan Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, sebagai tersangka dugaan suap jabatan. Selain itu, Sekretaris Daerah Zulkarnaen dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles, juga ikut ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan ini muncul setelah penyidik menemukan rangkaian dugaan transaksi yang berkaitan dengan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Kuansing.

Dugaan Suap Jabatan dan Aliran Fasilitas Mewah

KPK mengungkap dugaan bahwa permintaan tertentu muncul dalam proses pemilihan jabatan Sekda. Salah satu hal yang mencuat adalah permintaan fasilitas berupa mobil mewah. Dalam prosesnya, salah satu kandidat disebut menyanggupi permintaan tersebut hingga akhirnya terpilih menjadi Sekda. Mobil yang dimaksud bahkan dibeli dengan skema kredit bernilai miliaran rupiah. Selain itu, ada dugaan pemberian kendaraan lain pada periode sebelumnya yang ikut menjadi bagian dari materi penyidikan.