Pertanian adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, dan keberlanjutannya sangat bergantung pada inovasi dan semangat generasi muda.
Di tengah tantangan global dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, peran petani muda menjadi krusial.
Dibawah ini, Politik Ciki akan membahas komitmen pemerintah dalam mendukung regenerasi petani melalui berbagai program strategis, serta bagaimana inisiatif ini membentuk wajah baru pertanian Indonesia yang lebih modern dan berkelanjutan.
Peran Krusial Generasi Muda Dalam Pembangunan Nasional
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan nasional. Ia menekankan perlunya terus memupuk regenerasi petani melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan). Amran menyatakan bahwa generasi muda saat ini adalah kunci untuk mengawal Indonesia menuju era negara emas.
Salah satu upaya utama BPPSDMP Kementan adalah menyusun program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Program ini baru saja menyelesaikan fase implementasinya. Acara serah terima hasil dan capaian program YESS berlangsung pada 17-19 Desember lalu, menandai berakhirnya fase implementasi dan dimulainya fase keberlanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi atas capaian Program YESS sejak 2019, tetapi juga berfungsi sebagai penguatan komitmen bersama. Tujuannya adalah untuk terus mendukung regenerasi petani muda Indonesia. Hal ini mencerminkan visi jangka panjang Kementan untuk pertanian yang lebih maju.
Inovasi Untuk Wirausaha Muda Pedesaan
Program YESS merupakan inisiatif strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan oleh BPPSDMP, bekerja sama dengan IFAD. Program ini dirancang dengan tujuan ganda, menghasilkan wirausahawan muda pedesaan yang inovatif serta menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.
Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Program YESS telah berhasil menjangkau lebih dari 300 ribu pemuda. Cakupan program ini tersebar di 19 kabupaten yang berlokasi di empat provinsi utama, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Inisiatif ini memberikan dampak luas.
Program YESS menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, hingga masyarakat adat. Lebih dari sekadar program, YESS adalah gerakan regenerasi yang bertujuan menumbuhkan petani muda. Ini juga membentuk wirausahawan tangguh dan memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.
Baca Juga: Rentetan Jaksa Terjerat KPK, ICW Sebut ST Burhanuddin Gagal Pimpin Kejagung
Keberlanjutan Dan Transformasi Ekonomi Pedesaan
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyatakan keyakinannya atas potensi pemuda Indonesia, khususnya di sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa setelah Program YESS berakhir, menjadi tugas bersama untuk mendorong perluasan jangkauan pelayanan bagi anak-anak muda perdesaan lainnya di seluruh wilayah.
Menurut Idha, para pemuda ini perlu terus difasilitasi untuk berkembang menjadi lokomotif transformasi perekonomian perdesaan. Caranya adalah melalui modernisasi pertanian dari hulu hingga hilir. Ini adalah visi yang ambisius namun realistis.
Serah terima ini mencakup penyerahan hasil, praktik baik, dan pembelajaran Program YESS kepada Kementerian PPN/BAPPENAS dan 19 perwakilan wilayah intervensi Program YESS. Dengan demikian, capaian Program YESS tidak berhenti pada akhir program, tetapi menjadi fondasi bagi keberlanjutan upaya regenerasi petani muda di masa depan.
Penguatan Kebijakan Dan Kapasitas Petani Muda
Rangkaian kegiatan serah terima juga diisi dengan talkshow mengenai capaian pelaksanaan program serta diseminasi naskah kebijakan. Naskah ini berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Naskah ini disusun sebagai bahan pengusulan regulasi guna memperkuat dasar hukum kebijakan regenerasi petani dalam pembangunan pertanian nasional.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis bantuan traktor kepada perwakilan Brigade Pangan. Acara ini juga menyertakan penyampaian materi interaktif mengenai lesson learned dan keberlanjutan Program YESS. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung petani.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian dan Direktur Program YESS, Muhammad Amin, menegaskan bahwa nilai-nilai yang dibangun melalui Program YESS merupakan aset penting bagi pembangunan pertanian ke depan. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan, nilai-nilai tersebut akan terus dijaga dan diteruskan untuk kemajuan pertanian Indonesia.
Pantau selalu berita politik terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di Politik Ciki agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari mediaindonesia.com