Gempar! Rusdi Masse Mundur Dari DPR Dan NasDem, Ada Apa di Balik Keputusan Mengejutkan Ini?

Rusdi Masse Mundur Dari DPR Dan NasDem

Keputusan mengejutkan Rusdi Masse mundur dari DPR dan NasDem memicu spekulasi, pertanyaan, dan perhatian publik luas.

Rusdi Masse Mundur Dari DPR Dan NasDem

Kabar mengejutkan datang dari Partai NasDem, Bendahara Umum Ahmad Sahroni mengonfirmasi pengunduran diri Wakil Ketua Komisi III DPR, Rusdi Masse Mappasessu, dari parlemen sekaligus keanggotaan partai, efektif awal Januari 2026, memunculkan berbagai pertanyaan soal alasan mundurnya politikus senior ini.

Simak beragam informasi menarik lainnya tentang politik di Indonesia yang terbaru dan terviral cuman hanya ada di seputaran Politik Ciki.

Pengumuman Mengejutkan Dari Bendum NasDem

Ahmad Sahroni, Bendum Partai NasDem, adalah sosok yang pertama kali mengonfirmasi kabar mundurnya Rusdi Masse. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis (22/1/2026), menjawab pertanyaan publik yang mulai beredar. Sahroni menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut telah diajukan secara resmi dan berlaku efektif sejak awal Januari tahun yang sama.

Informasi ini segera menjadi perbincangan hangat di kalangan internal partai dan pengamat politik. Mundurnya seorang Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga merupakan petinggi partai tentu bukan hal sepele. Hal ini mengisyaratkan adanya dinamika internal atau keputusan pribadi yang krusial.

Sahroni juga menegaskan bahwa dengan mundurnya Rusdi Masse dari Partai NasDem, secara otomatis ia juga melepas jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ini adalah konsekuensi logis dari statusnya sebagai anggota legislatif yang berasal dari partai tersebut.

Proses Pengunduran Diri Dan Peran DPP

Meskipun pengunduran diri Rusdi Masse telah dikonfirmasi, Sahroni menyatakan bahwa keputusan akhir terkait hal ini tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Ini menunjukkan bahwa meskipun surat pengunduran diri telah diajukan, ada prosedur internal partai yang harus dilalui untuk meresmikan keputusan tersebut.

Senada dengan Sahroni, Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI membenarkan informasi ini. Ia menegaskan bahwa “semua keputusan dari DPP NasDem” terkait pengunduran diri tersebut. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa DPP memiliki wewenang penuh dalam menyikapi dan memfinalisasi status keanggotaan Rusdi Masse serta implikasinya.

Detikcom, melalui detiksulsel, turut mengabarkan bahwa surat pengunduran diri Rusdi Masse telah sampai di meja Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. Bahkan, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, telah dipanggil ke Jakarta untuk membahas surat tersebut. Hal ini menunjukkan seriusnya penanganan isu ini di tingkat DPP.

Baca Juga: Ketua KPU Kotim Jalani Pemeriksaan Kasus Korupsi Dana Hibah Rp 40 Miliar

Respon Internal Partai Dan Keterbatasan Informasi

 Respon Internal Partai Dan Keterbatasan Informasi

Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Syahar, membenarkan pemanggilan dirinya oleh Surya Paloh terkait pengunduran diri Rusdi Masse. Namun, ia memilih untuk tidak banyak berkomentar lebih lanjut mengenai detail prosesnya. Ini menimbulkan spekulasi dan pertanyaan tentang alasan sebenarnya di balik pengunduran diri tersebut.

Syahar juga irit bicara saat ditanya mengenai respons Surya Paloh terhadap keputusan Rusdi Masse untuk meninggalkan NasDem. Keterbatasan informasi ini semakin menambah misteri di balik mundurnya politikus senior tersebut. Biasanya, pengunduran diri tokoh partai akan disertai dengan pernyataan resmi yang lebih transparan.

Situasi ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan diskusi internal yang intens di dalam partai terkait masalah ini. Informasi yang tertutup ini juga bisa jadi merupakan upaya untuk menjaga stabilitas internal partai di tengah dinamika politik yang ada.

Implikasi Dan Spekulasi di Balik Keputusan

Pengunduran diri Rusdi Masse dari DPR dan Partai NasDem berpotensi membawa implikasi politik yang signifikan. Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, posisinya cukup strategis dan penggantinya tentu akan menjadi perhatian. Kekosongan kursi di DPR juga akan memicu proses pergantian antar waktu (PAW).

Keputusan ini juga memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pengamat dan masyarakat. Apakah ada ketidaksepakatan politik, tawaran dari partai lain, atau murni alasan pribadi? Tanpa penjelasan lebih lanjut, publik hanya bisa menerka-nerka motif di balik langkah mengejutkan ini.

Video lama yang memperlihatkan Rusdi Masse resmi menggantikan Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI kini menjadi sorotan kembali. Ironisnya, kini Sahroni yang mengumumkan pengunduran dirinya. Ini menambah dramatisasi pada dinamika politik yang tengah terjadi di tubuh Partai NasDem.

Pantau selalu berita politik terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di Politik Ciki agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari kabarmakassar.com