Anggota DPD RI mendesak pemerintah pusat segera menetapkan status bencana nasional menyusul banjir bandang dan longsor parah.

Dampak bencana meluas, mengganggu transportasi, merusak infrastruktur, dan memicu ribuan warga mengungsi. Penetapan status nasional dianggap krusial untuk mempercepat koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan, dan rehabilitasi wilayah terdampak.
Simak beragam informasi menarik lainnya tentang politik di Indonesia yang terbaru dan terviral cuman hanya ada di seputaran Politik Ciki.
Anggota DPD Desak Status Bencana Nasional
Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, mendesak pemerintah pusat segera menetapkan status bencana nasional akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh. Skala kerusakan yang masif telah melumpuhkan kehidupan warga, merusak infrastruktur vital, dan memutus akses transportasi darat, laut, maupun udara di wilayah terdampak.
Bencana alam ini menyebabkan ribuan warga mengungsi, logistik terhambat, dan potensi korban jiwa masih mengintai. Irman Gusman menekankan bahwa penetapan status nasional menjadi pintu masuk mobilisasi penuh BNPB, TNI, Polri, serta kementerian terkait, bahkan dukungan internasional jika diperlukan.
Seruan dari DPD ini sejalan dengan suara masyarakat yang menghadapi tekanan psikologis berat, kehilangan harta, dan tempat tinggal. Penundaan agenda besar seperti Minang Geopark Run 2025 di Bukittinggi semakin membuktikan tingkat krisis yang mendesak intervensi pusat.
Kerusakan Akibat Banjir dan Longsor Menyebar
Kerusakan infrastruktur parah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh membuat akses ke berbagai daerah terputus total. Banjir bandang merobohkan jembatan, jalan raya, dan fasilitas umum, sementara longsor menghancurkan pemukiman serta lahan pertanian. Warga terisolasi, sulit mendapat bantuan makanan, air bersih, dan obat-obatan esensial.
Jumlah korban jiwa dan luka-luka terus bertambah, dengan ribuan keluarga kehilangan rumah. Ekonomi lokal lumpuh karena aktivitas usaha terhenti, petani kehilangan hasil panen, dan pariwisata terdampak berat. Cuaca ekstrem memperburuk situasi, membuat evakuasi semakin berisiko tinggi bagi petugas penyelamat.
Kondisi ini memenuhi kriteria bencana nasional berdasarkan indikator kerusakan wilayah luas, korban jiwa, dan dampak sosial-ekonomi yang masif. Pemerintah daerah kewalahan, sehingga butuh dukungan pusat untuk distribusi logistik dan rekonstruksi cepat. Tanpa status nasional, penanganan berisiko lambat dan tidak merata.
Baca Juga: Darurat! Anggota DPD Tuntut Penetapan Status Bencana Nasional
Alasan Mendesak Penetapan Status Nasional

Irman Gusman menyatakan bahwa tingkat kehancuran jauh melampaui kapasitas daerah, memerlukan intervensi penuh dari pusat. Status bencana nasional akan memperlancar koordinasi tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi wilayah. Mobilisasi sumber daya negara secara optimal menjadi kunci utama selamatkan korban.
Desakan serupa datang dari anggota DPR seperti Mulyadi dan Syaiful Huda, yang menyoroti kerusakan sarana prasarana dan korban jiwa. Penetapan ini juga memudahkan akses bantuan internasional jika dibutuhkan. Penundaan penerbangan Irman ke Padang akibat bencana justru memperkuat urgensi langkah tersebut.
Komisi V dan VIII DPR menilai bencana ini sudah luar biasa, bukan sekadar kabupaten atau provinsi. Fokus utama adalah percepatan operasi darurat untuk cegah korban bertambah. Pemerintah pusat diminta sigap agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Respons Pemerintah dan Harapan Pemulihan
Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengiriman bantuan skala besar via pesawat ke wilayah terdampak. Meski demikian, anggota DPR seperti Nasir Djamil mendesak penetapan status nasional untuk distribusi lebih merata. Fokus saat ini pada penyaluran logistik dan evakuasi korban.
Ketua DPR Puan Maharani menekankan respons cepat pemerintah dalam tanggap darurat. Kerja sama TNI-Polri dan BNPB diharapkan ditingkatkan dengan status nasional. Rehabilitasi jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur menjadi prioritas selanjutnya.
Masyarakat Sumatera berharap penetapan status ini segera terealisasi demi pemulihan ekonomi dan psikologis. Edukasi mitigasi bencana juga perlu digencarkan pasca-krisis. Dengan solidaritas nasional, pemulihan bisa lebih cepat dan efektif.
Pantau selalu berita politik terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di Politik Ciki agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari www.antaranews.com
- Gambar Kedua dari sinpo.id