Puan Maharani mendesak PBB segera bertindak untuk menjaga perdamaian dunia, mencegah konflik besar yang mengancam keamanan global.
Ketegangan global terus memanas, dan Puan Maharani menyoroti pentingnya peran aktif PBB dalam menjaga perdamaian dunia. Dengan desakan ini, ia menekankan bahwa tindakan cepat sangat dibutuhkan agar konflik besar tidak meletus dan memengaruhi stabilitas internasional.
Pembaca Politik Ciki diajak menelusuri tekanan politik yang ia berikan, alasan di balik langkahnya, serta dampak potensial bagi keamanan dunia jika Perserikatan Bangsa-Bangsa gagal bertindak.
Puan Maharani Angkat Isu Perdamaian Dunia Di DPR
Selasa (10/3/2026), Ketua DPR RI Puan Maharani mengangkat isu ketegangan geopolitik global dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia menyoroti meningkatnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan negara‑negara besar sebagai tantangan serius bagi tata dunia.
Menurut Puan, konflik yang dipicu oleh eskalasi militer bukan hanya perselisihan regional semata. Ia menyatakan bahwa dinamika ini menunjukkan bagaimana kepentingan strategis dan dominasi kekuatan global dapat memicu ketidakstabilan lebih luas.
Pernyataan Puan tersebut menunjukkan keprihatinan Indonesia terhadap konflik dunia yang berpotensi berdampak lebih luas, termasuk pada ekonomi, stabilitas, dan keamanan internasional.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Mendesak PBB Bertindak Aktif
Dalam pidatonya, Puan menegaskan perlunya Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB) mengambil peran yang lebih aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Ia menilai lembaga internasional itu wajib melakukan tindakan nyata merespons konflik yang semakin intens.
Puan mengatakan PBB harus memastikan penghormatan terhadap hukum internasional, melindungi masyarakat sipil yang terdampak konflik, dan menjaga stabilitas global guna mencegah eskalasi lebih jauh.
Ia juga menekankan bahwa peran aktif PBB menjadi kunci untuk mengurangi risiko konflik yang lebih luas, serta memastikan penyelesaian sengketa dilakukan melalui dialog damai, bukan kekuatan militer.
Baca Juga: Astaga! Sahroni Kembali Aktif DPR Tapi Tolak Gaji, Diduga Demi Agenda Rahasia!
Tekanan Terhadap Prinsip Hukum Internasional
Puan mengkritik bahwa eskalasi konflik menunjukkan kecenderungan negara besar mengabaikan prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional. Ia menyampaikan bahwa hal ini berpotensi memperburuk stabilitas kawasan dan dunia.
Menurutnya, penggunaan kekuatan militer yang terus meningkat mengindikasikan lemahnya mekanisme global dalam mencegah konflik serta kurangnya penghormatan terhadap norma internasional yang disepakati bersama oleh negara anggota PBB.
Puan menegaskan bahwa ketidakpatuhan terhadap hukum internasional dan penggunaan kekuatan dapat memicu krisis yang lebih parah, sehingga peran organisasi global seperti PBB menjadi sangat penting bagi tata dunia.
Dukungan Diplomasi Damai Dan Peran Indonesia
Selain mendesak PBB, Puan juga menekankan perlunya upaya diplomasi damai di tingkat global. Ia menyatakan DPR RI mendukung segala bentuk inisiatif diplomasi untuk meredakan ketegangan dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai.
Puan juga mengingatkan pentingnya Indonesia menjalankan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif dalam menghadapi dinamika global. Sikap ini dinilai penting agar Indonesia tetap menjaga kepentingan nasional sambil berkontribusi pada perdamaian dunia.
Ia menjelaskan bahwa parlemen akan terus memperkuat diplomasi antarnegara melalui kerja sama antarparlemen. Termasuk melalui forum seperti ASEAN Inter‑Parliamentary Assembly (AIPA) yang menjadi momentum mempromosikan solidaritas kawasan dan stabilitas regional.
Reaksi Terhadap Pernyataan Puan
Pernyataan Puan Maharani mendapatkan respons positif dari kalangan politik dan akademisi yang melihatnya sebagai upaya Indonesia mengambil peran aktif di kancah internasional. Banyak yang memuji inisiatif DPR dalam menjaga perdamaian global.
Namun, sebagian pihak juga mengingatkan bahwa tantangan besar masih menanti. Terutama menghadapi realitas geopolitik yang kompleks antara kekuatan besar dan kepentingan strategis negara.
Terlepas dari perbedaan pandangan, langkah Puan memberikan sinyal bahwa Indonesia bertekad mendorong aksi global. Yang lebih bertanggung jawab dalam menjaga perdamaian internasional dan menahan eskalasi konflik.
Pantau selalu berita politik terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di Politik Ciki agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari beritasatu.com
- Gambar Kedua dari jurnas.com