MPR dan Presiden Tegas Lindungi Investasi, Tak Ada Toleransi Untuk Pungli

MPR dan Presiden Tegas Lindungi Investasi, Tak Ada Toleransi Untuk Pungli

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan dukungan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan investasi asing di Indonesia.

MPR-dan-Presiden-Tegas-Lindungi-Investasi,-Tak-Ada-Toleransi-Untuk-Pungli

Presiden menegaskan semua pihak harus mendukung masuknya investasi, yang dianggap memiliki kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di daerah tempat investasi dikucurkan.

Berikut ini Politik Ciki informasi menarik mengenai perlindungan investasi asing dan komitmen MPR terhadap pemberantasan pungli.

Dukungan MPR Untuk Perlindungan Investasi

Dalam keterangannya, Eddy menyebutkan bahwa sejak awal pihaknya telah menyoroti berbagai praktik pungli yang terjadi di sejumlah kawasan industri, termasuk di Jawa Barat. “Sejak kasus tersebut terungkap, banyak pihak menjadi berani melaporkan praktik pungli di berbagai lokasi investasi. Saya bersyukur Presiden Prabowo memberikan perhatian penuh terhadap masalah ini dan kini kembali menegaskan agar investasi tidak diganggu,” ujar Eddy.

Eddy menilai, dukungan Presiden menjadi penyemangat bagi dunia usaha, investor, dan pekerja. Langkah ini juga memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang ramah investasi, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Investasi Manufaktur Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Sebagai Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia, Eddy menekankan pentingnya investasi di sektor manufaktur. Menurutnya, investasi ini tidak hanya menambah pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan serapan tenaga kerja formal, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Investasi manufaktur memiliki efek ganda: meningkatkan kapasitas produksi nasional sekaligus membuka peluang pekerjaan yang lebih luas. Ini sangat penting bagi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Eddy.

Selain itu, Eddy menyoroti perlunya reformasi kebijakan dan deregulasi agar iklim investasi lebih kondusif. Menurutnya, penyederhanaan regulasi akan mempercepat proses perizinan, meminimalisir praktik pungli, dan meningkatkan daya saing investasi di Indonesia.

Baca Juga: Puan Siapkan Rapat Pimpinan DPR Bahas Pemangkasan Dana Reses

Pentingnya Konsistensi dan Koordinasi Kebijakan

Pentingnya-Konsistensi-dan-Koordinasi-Kebijakan

Anggota Komisi XII DPR RI ini menegaskan, keberhasilan investasi tidak hanya bergantung pada masuknya modal asing, tetapi juga pada kepastian hukum, keamanan investasi, dan koordinasi antar lembaga. “Komitmen Presiden menjadi pesan penting agar tumpang tindih regulasi yang memperlambat investasi harus disederhanakan. Semua pihak harus bekerja sama agar iklim investasi lebih kompetitif,” katanya.

Eddy menekankan bahwa MPR mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat regulasi yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan konsistensi kebijakan, investasi dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara.

Reformasi Birokrasi Untuk Memperkuat Iklim Investasi

Salah satu fokus utama pemerintah, menurut Eddy, adalah memangkas birokrasi yang berbelit-belit dalam perizinan investasi. Proses yang cepat dan efisien akan memberikan sinyal positif bagi investor, baik domestik maupun asing, sehingga mereka merasa aman dan nyaman menanamkan modalnya di Indonesia.

“Penyederhanaan birokrasi tidak hanya soal kemudahan prosedur, tetapi juga soal kepastian hukum dan perlindungan terhadap investor. Ini adalah kunci agar investasi di sektor riil bisa berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Eddy juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap praktik pungli di seluruh sektor industri, karena hal ini dapat merusak kepercayaan investor dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Investasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Menurut Eddy, investasi yang terlindungi dengan baik akan langsung berkontribusi pada pendapatan negara melalui pajak dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Tujuan utama semua kebijakan ini adalah agar investasi di sektor riil bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi yang aman dan lancar berarti pertumbuhan ekonomi lebih stabil dan inklusif,” tuturnya.

Eddy menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali komitmen MPR mendukung pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif, aman, dan bebas dari praktik pungli.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Simak dan ikut terus perkembangan politik terkini dengan informasi akurat dan tentunya terpercaya hanya di Politik Ciki.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari antaranews.com
  • Gambar Kedua dari jurnalpatrolinews.co.id