Jaksa HSU Taruna Fariadi Terseret OTT dan Tabrak Petugas, Kini Diperiksa KPK

Jaksa HSU Taruna Fariadi Terseret OTT dan Tabrak Petugas, Kini Diperiksa KPK

Jaksa HSU, Taruna Fariadi, terseret dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi dan sempat menabrak petugas saat melarikan diri.

Jaksa HSU Taruna Fariadi Terseret OTT dan Tabrak Petugas, Kini Diperiksa KPK

Kini ia resmi diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pengawasan ketat. Kasus ini menimbulkan sorotan publik atas profesionalisme aparat penegak hukum dan prosedur OTT.

Simak beragam informasi menarik lainnya yang sedang viral dan terbaru hanya ada di Politik Ciki.

Jaksa HSU Terseret OTT Taruna Fariadi Tabrak Petugas

Taruna Fariadi, seorang jaksa dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU), resmi tiba di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terlibat insiden tabrak lari saat operasi tangkap tangan (OTT). Kedatangan Taruna Fariadi ini menambah panjang daftar kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

Taruna dilaporkan mencoba melarikan diri ketika petugas melakukan OTT terkait dugaan kasus korupsi. Dalam pelariannya, ia menabrak seorang petugas yang berusaha menghentikannya, menimbulkan kehebohan di lokasi OTT. Insiden ini membuat pihak KPK bergerak cepat untuk mengamankan yang bersangkutan sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Kedatangan Taruna di gedung KPK disertai pengawalan ketat petugas. Ia langsung dibawa ke ruang pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dan peristiwa tabrak lari yang ia lakukan. Pihak KPK menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur dan transparan.

Rekonstruksi Pelarian dan Tabrakan Jaksa HSU

Insiden ini bermula saat tim KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap dugaan praktik korupsi yang melibatkan beberapa oknum pegawai negeri di HSU. Taruna Fariadi, yang merupakan jaksa di wilayah tersebut, diketahui berada di lokasi saat OTT berlangsung.

Saksi mata menyebutkan bahwa ketika petugas mencoba menahan Taruna, yang bersangkutan justru melawan dan mencoba melarikan diri dengan kendaraan pribadinya. Dalam upaya melarikan diri itu, ia menabrak seorang petugas, menyebabkan korban mengalami luka ringan. Peristiwa ini memicu kepanikan sementara di sekitar lokasi OTT.

Pihak kepolisian dan KPK kemudian bekerja sama untuk mengejar dan mengamankan Taruna. Aksi pelarian tersebut tidak berhasil, dan Taruna akhirnya diamankan dalam waktu singkat. Kasus ini langsung menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang jaksa yang seharusnya menegakkan hukum.

Baca Juga: Pramono Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta

Taruna Fariadi Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Taruna Fariadi Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Setibanya di KPK, Taruna Fariadi langsung menjalani pemeriksaan intensif. Tim penyidik memfokuskan pada dua hal utama: dugaan keterlibatan dalam praktik korupsi serta tindakan melawan petugas saat OTT.

Sumber dari internal KPK menyatakan bahwa pemeriksaan akan berlangsung panjang dan mendalam, termasuk pemanggilan saksi-saksi yang ada di lokasi OTT. Penegak hukum menekankan bahwa semua prosedur hukum akan dijalankan secara profesional, tanpa pandang bulu.

Selain itu, KPK juga memeriksa bukti-bukti pendukung seperti rekaman CCTV, dokumen administrasi, dan saksi mata. Hal ini untuk memastikan tidak ada celah hukum yang dapat mengganggu proses penegakan hukum terhadap kasus yang menjerat Taruna Fariadi.

Tanggapan Publik dan Dampak Kasus

Kasus ini memicu reaksi beragam dari masyarakat. Banyak pihak menyoroti etika dan profesionalisme aparat penegak hukum yang terlibat dalam kasus korupsi. Kejadian tabrak petugas juga menambah kekhawatiran publik mengenai keselamatan dalam operasi penegakan hukum.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil menyerukan agar KPK memberikan tindakan tegas dan transparan. Mereka menekankan pentingnya menegakkan hukum secara adil, tanpa pengecualian, terutama ketika pelakunya adalah oknum aparat yang seharusnya menjadi contoh integritas.

KPK sendiri menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini dengan adil. Sementara itu, Taruna Fariadi masih berada dalam pengawasan ketat, menunggu proses hukum lanjutan. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Pantau selalu keajadian terbaru dan terviral berita lainnya yang kami berikan hanya ada di Politik Ciki.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari nasional.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari voi.id