Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau RSUD Kepulauan Seribu, memastikan layanan kesehatan berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utama kunjungan adalah pemerataan akses kesehatan hingga pulau-pulau terpencil, agar masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh pelayanan medis memadai. Berikut ini Politik Ciki akan memberikan informasi terkait kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke RSUD Kepulauan Seribu.
Peninjauan Fasilitas Pelayanan Medis
Dalam kunjungan ini, Wapres Gibran meninjau berbagai fasilitas utama RSUD Kepulauan Seribu, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik spesialis, rawat inap, hingga unit penunjang medis.
Di sela-sela peninjauan, Gibran berdialog langsung dengan tenaga kesehatan untuk memastikan setiap layanan berjalan optimal bagi masyarakat yang menjadikan RSUD ini sebagai pusat rujukan utama.
“Pemerintah ingin memastikan layanan kesehatan di wilayah kepulauan tetap mudah dijangkau dan berkualitas,” ujar Wapres, menekankan komitmen pemerintah untuk menjangkau semua lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di pulau-pulau kecil.
Selain itu, peninjauan fasilitas juga menjadi ajang evaluasi kesiapan rumah sakit menghadapi kondisi geografis yang menantang, memastikan semua layanan dapat diakses dengan cepat dan aman bagi pasien.
Armada Pendukung Layanan Kesehatan
Setelah mengecek area pelayanan utama, Wapres melanjutkan peninjauan ke dermaga RSUD. Di sini, ia melihat kesiapan dua armada penting: kapal ambulans dan kapal Transportasi Kesehatan Keliling Kepulauan Daring (TK3D).
Armada ini memiliki peran strategis dalam menjangkau pulau-pulau yang belum memiliki fasilitas medis memadai dan memastikan rujukan pasien dilakukan secara cepat dan efisien.
Kehadiran kapal-kapal ini menjadi tulang punggung layanan kesehatan di kepulauan, memungkinkan pasien memperoleh perawatan lanjutan tanpa harus menempuh perjalanan panjang ke daratan Jakarta. Sistem ini juga mendukung pelayanan darurat, termasuk evakuasi pasien kritis yang membutuhkan tindakan medis segera.
Baca Juga: Komisi III DPR Bentuk Panja Reformasi APH, Undang Kapolri & Jaksa Agung
Rehabilitasi dan Peningkatan Infrastruktur

Selain memeriksa layanan, Wapres juga mengecek proyek rehabilitasi RSUD Kepulauan Seribu. Rehabilitasi ini bertujuan memperkuat infrastruktur rumah sakit agar dapat beroperasi lebih andal di tengah tantangan lingkungan pesisir, seperti kelembapan tinggi dan risiko korosi peralatan medis.
Direktur RSUD Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pramana, menjelaskan bahwa rumah sakit ini memegang peran vital bagi masyarakat kepulauan. “RSUD Kepulauan Seribu adalah satu-satunya rumah sakit rujukan di wilayah ini. Sebelum ada RSUD, masyarakat harus menempuh perjalanan laut ke Jakarta untuk mendapatkan layanan spesialistik atau tindakan lanjutan,” ungkapnya.
Selain itu, rumah sakit kini menyediakan layanan IGD 24 jam, poliklinik spesialis, rawat inap, kamar operasi, hingga terapi oksigen hiperbarik. Sejak 2023, RSUD juga menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan SATUSEHAT Kemenkes dan aplikasi JakSehat, meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan pasien.
Tantangan dan Komitmen Pelayanan Kesehatan
Menurut dr. Ghamal, kondisi geografis antar-pulau dan lingkungan pesisir yang korosif membuat pemeliharaan alat medis menjadi tantangan tersendiri. Namun, seluruh tim rumah sakit terus berupaya memberikan layanan yang cepat, dekat, dan komprehensif bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan terbaik, meski kondisi lingkungan berbeda dengan rumah sakit di daratan. Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi motivasi besar bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” tambahnya.
Kehadiran Wapres di RSUD Kepulauan Seribu juga menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap tenaga kesehatan. Sekaligus memastikan rumah sakit tetap menjadi pusat layanan utama bagi masyarakat kepulauan.
Komitmen Pemerintah Untuk Wilayah Terpencil
Kunjungan Wapres Gibran ke RSUD Kepulauan Seribu menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah terpencil dan kepulauan.
Pemerataan akses kesehatan, peningkatan kualitas fasilitas, kesiapan armada medis, dan pemeliharaan infrastruktur. Menjadi fokus utama untuk memastikan masyarakat tidak tertinggal dalam mendapatkan pelayanan medis yang memadai.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian peninjauan, Wapres kembali menuju KRI Bung Karno 369 untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.
Kunjungan ini sekaligus menjadi dorongan moral bagi tenaga kesehatan dan manajemen RSUD. Untuk terus memberikan layanan yang aman, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat kepulauan.
Simak dan ikut terus perkembangan politik terkini dengan informasi akurat dan tentunya terpercaya hanya di Politik Ciki.