Wakil Ketua DPP NasDem, Bestari Barus, mengungkap faktor-faktor yang mendorong kader partainya memutuskan bergabung ke PSI.
Menurutnya, perpindahan ini bukan semata-mata soal ketidakpuasan, tetapi terkait aspirasi pribadi, peluang pengembangan karier politik, dan kesesuaian visi misi dengan partai baru. Bestari menekankan pentingnya evaluasi internal dan komunikasi partai agar kader merasa dihargai. Dapatkan informasi menarik yang sedang jadi perbincangan di Politik Ciki.
Bestari Barus Bahas Kader NasDem yang Bergabung ke PSI
Wakil Ketua DPP Partai NasDem, Bestari Barus, mengungkapkan faktor-faktor yang menyebabkan beberapa kader partainya memutuskan untuk bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, fenomena ini bukan hanya terkait politik praktis, tetapi juga soal aspirasi pribadi dan dinamika kepartaian.
“Perpindahan kader ke partai lain merupakan hal yang lumrah dalam politik. Ada banyak pertimbangan, mulai dari kesempatan berkiprah hingga kesesuaian visi misi dengan partai baru,” ujar Bestari, Minggu (25/1/2026). Ia menekankan pentingnya melihat konteks secara menyeluruh sebelum menilai tindakan kader tersebut.
Selain itu, Bestari menyebut bahwa faktor internal partai, termasuk peluang pengembangan karier politik dan keterlibatan dalam program strategis, juga memengaruhi keputusan kader. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika politik di Indonesia semakin dinamis dan kompetitif.
Alasan Kunci Kader Pindah Partai
Menurut Bestari, salah satu faktor utama yang mendorong kader NasDem bergabung ke PSI adalah keinginan memperoleh ruang aspirasi yang lebih luas. Kader yang merasa potensinya kurang terakomodasi di NasDem memilih untuk mencari peluang baru di partai lain.
“Banyak kader ingin mendapatkan ruang lebih besar untuk berkontribusi secara aktif. Jika mereka merasa ada keterbatasan di satu partai, wajar jika mereka mencari alternatif yang memungkinkan pengembangan diri lebih maksimal,” jelas Bestari. Hal ini menegaskan pentingnya komunikasi internal dan pembinaan kader di setiap partai politik.
Selain itu, ideologi dan program partai juga menjadi pertimbangan. Bestari menekankan bahwa kader yang berpindah bukan semata-mata karena ketidakpuasan, tetapi juga karena kesamaan visi misi dengan partai baru. Dengan demikian, perpindahan kader kerap bersifat strategis dan rasional.
Baca Juga: Klarifikasi Mengejutkan Ahmad Ali, Gibran Lawan Politik Prabowo? Ternyata Cuma Salah Paham!
NasDem, Evaluasi dan Penguatan Kader
Menanggapi fenomena ini, Bestari menyatakan bahwa NasDem terus melakukan evaluasi internal untuk memperkuat loyalitas dan kepuasan kader. Partai menekankan pentingnya memberikan perhatian pada pengembangan karier politik dan kesempatan berperan aktif bagi seluruh kader.
“Kami tidak menutup pintu bagi kader yang ingin mengembangkan diri, tetapi juga berupaya menumbuhkan rasa memiliki dan loyalitas terhadap partai,” ujar Bestari. Ia menambahkan bahwa pembinaan kader akan semakin ditingkatkan melalui program-program pelatihan, kaderisasi, dan proyek strategis.
Dengan strategi ini, NasDem berharap dapat mengurangi pergerakan kader ke partai lain dan meningkatkan kualitas kader yang siap berkontribusi dalam program partai maupun pemerintahan. Evaluasi internal menjadi kunci agar kader merasa dihargai dan memiliki ruang berkreasi.
Perkembangan Politik dan Tantangan Partai
Fenomena perpindahan kader ke partai lain mencerminkan dinamika politik yang kompleks di Indonesia. Menurut Bestari, setiap partai politik menghadapi tantangan untuk mempertahankan kader sekaligus menarik kader potensial dari luar.
“Ini adalah bagian dari kompetisi sehat dalam politik. Partai yang mampu memberikan ruang pengembangan, komunikasi efektif, dan dukungan bagi kader akan lebih stabil dan berkembang,” katanya. Dengan demikian, perpindahan kader seharusnya dilihat sebagai sinyal untuk meningkatkan kualitas internal partai.
Bestari menekankan bahwa NasDem akan terus fokus pada penguatan internal, pengembangan kapasitas kader, dan menjaga integritas partai. Partai juga tetap terbuka terhadap masukan dan aspirasi kader, agar setiap langkah politik dapat dijalankan secara profesional dan proporsional.
Pantau selalu kejadian terbaru dan terviral berita lainnya yang kami berikan hanya ada di Politik Ciki.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari nasional.kompas.com