Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak Berat Di Aceh Utara Akan Dibangun

Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak Berat Di Aceh Utara Akan Dibangun

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, baru-baru ini mengunjungi Aceh Utara, membawa angin segar pascabencana banjir.

Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak Berat Di Aceh Utara Akan Dibangun

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memulihkan infrastruktur fisik, tetapi juga semangat belajar anak-anak yang terdampak. Berbagai program rehabilitasi dan pembangunan sekolah baru siap digulirkan, menandai babak baru dalam upaya percepatan pemulihan pendidikan di wilayah tersebut.

Akses rangkuman informasi terbaru dan terpercaya lainnya untuk menambah wawasan Anda hanya di .

Komitmen Rehabilitasi Dan Pembangunan Kembali

​Mendikdasmen Abdul Mu’ti telah mengonfirmasi penandatanganan kerja sama untuk merehabilitasi ringan dan sedang tiga sekolah di Aceh Utara.​ Ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat segera pulih di area yang tidak terlalu parah terdampak. Upaya ini menunjukkan respons cepat pemerintah dalam menangani kerusakan infrastruktur pendidikan akibat bencana.

Khusus untuk SD Negeri 9 Tanah Jambo Aye, yang mengalami kerusakan berat dan gedungnya tidak layak digunakan lagi, akan segera dirobohkan dan dibangun baru. Proses pembangunan kembali ini direncanakan selesai dalam tahun ini juga, dengan pengerjaan akan dilakukan oleh TNI AD. Kehadiran TNI AD dalam proyek ini diharapkan dapat mempercepat proses konstruksi dan memastikan kualitas bangunan yang lebih baik.

Selain rehabilitasi, Mendikdasmen juga mengungkapkan bahwa 20 program revitalisasi sekolah yang diluncurkan sebelum bencana kini telah rampung di Aceh Utara. Ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, bahkan sebelum terjadi insiden besar. Komitmen jangka panjang ini menjadi dasar kuat bagi pemulihan pascabencana yang lebih terstruktur dan menyeluruh.

Dukungan Penuh Dari Kemendikdasmen

Abdul Mu’ti menegaskan komitmennya untuk membantu rehabilitasi sekolah pascabencana dengan pendekatan yang terukur. Kerusakan ringan dan sedang akan ditangani langsung oleh kepala sekolah, memberdayakan pihak sekolah untuk mengambil inisiatif. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan minor dan meminimalkan birokrasi yang panjang.

Untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat, langkah relokasi dan pembangunan baru akan dikerjakan oleh TNI AD pada tahun ini. Keputusan ini menunjukkan prioritas tinggi pemerintah terhadap pemulihan infrastruktur pendidikan yang paling vital. Kolaborasi dengan TNI AD juga mencerminkan sinergi antarlembaga dalam menghadapi tantangan pascabencana.

Menyikapi permohonan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, dan Sekretaris Daerah Jamaluddin, Kemendikdasmen secara bertahap terus mendistribusikan perlengkapan sekolah (school kit). Bantuan ini meliputi pakaian, sepatu, tas, dan alat tulis yang sangat mendesak dibutuhkan oleh para siswa di daerah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Baca Juga: Paspampres Buka Suara Soal Video Anggotanya yang Viral di London

Tantangan Dan Harapan Bagi Pelajar Terdampak

Tantangan Dan Harapan Bagi Pelajar Terdampak

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Mendikdasmen dan berharap seluruh sekolah yang rusak dapat segera dibantu. Ia juga menyoroti kebutuhan mendesak akan peralatan sekolah lengkap, seperti meja, kursi, papan tulis, serta pakaian, sepatu, dan alat tulis bagi para siswa. Harapan ini mencerminkan realitas kebutuhan di lapangan.

Situasi di Aceh Utara masih memprihatinkan, di mana hingga saat ini 8.000 pelajar masih bertahan di pengungsian. Mereka terpaksa belajar dengan pakaian bebas tanpa seragam, dan sebagian bahkan harus menimba ilmu di tenda darurat karena sekolah mereka rusak parah akibat banjir pada 26 November 2025. Kondisi ini menuntut perhatian serius dan penanganan segera.

Kunjungan Mendikdasmen ke Aceh Tengah dan Bener Meriah, serta rencana kunjungan kembali ke Aceh Utara, menunjukkan keseriusan dalam memantau dan mempercepat proses pemulihan. Kehadiran langsung Abdul Mu’ti di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi dan memastikan bahwa bantuan serta program-program yang dijanjikan terlaksana dengan baik, demi masa depan pendidikan yang lebih cerah.

Visi Pemulihan Jangka Panjang

Pemerintah melalui Kemendikdasmen berkomitmen penuh untuk terus mendampingi sekolah-sekolah yang terdampak hingga benar-benar pulih. Visi ini melampaui sekadar perbaikan fisik, namun juga mencakup pemulihan semangat belajar dan kondisi psikologis siswa. Pendampingan berkelanjutan ini menjadi kunci keberhasilan pemulihan pendidikan.

Inisiatif rehabilitasi yang komprehensif, mulai dari perbaikan ringan hingga pembangunan sekolah baru, mencerminkan strategi pemulihan yang terencana. Dengan melibatkan berbagai pihak seperti TNI AD dan pemerintah daerah, diharapkan proses ini dapat berjalan efektif dan efisien. Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap langkah pemulihan saling mendukung.

Langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah pascabencana banjir di Aceh Utara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan fasilitas belajar yang layak dan merata. Komitmen ini membawa harapan besar bagi ribuan pelajar untuk kembali mengejar cita-cita mereka dalam lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Selalu pantau berita terbaru seputar dan info menarik lain yang membuka wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari regional.kompas.com
  • Gambar Kedua dari sinpo.id