Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan harapannya agar kegiatan Bersukaria Camp dan Rakernas BMI 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 21–23 November 2025 dan secara resmi dibuka oleh Hasto bersama jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan.
Hasto menyatakan bahwa lewat acara ini, para kader muda diorganisasi BPM/I diharapkan tidak hanya memperkuat persatuan internal dan semangat kolektif, tetapi juga mampu menerjemahkan ideologi Bung Karno ke dalam konsep dan program yang relevan dengan tantangan zaman sekarang.
Menanam Semangat “Berani Bermimpi Besar”
Dalam arahannya, Hasto menyemangati para kader muda BMI agar berani bermimpi besar. Berani menghasilkan gagasan untuk masa depan. Serta tidak sekadar mengikuti arus, tapi juga siap berbeda.
Ia menautkan ajakan ini dengan makna filosofis lambang organisasi kepala banteng yang “tegak lurus ke arah depan” menggambarkan komitmen pada ide-ide kebangsaan dan keberanian kader untuk melangkah.
Lebih lanjut, Hasto mencermati bahwa di tengah dinamika sosial-politik saat ini. Generasi muda harus mampu menjawab tantangan seperti desoekarnoisasi yakni pengikisan nilai-nilai nasionalisme dan kerakyatan yang dulu digelorakan.
Melalui kegiatan ini, kader BMI diminta untuk merumuskan gagasan baru yang memanfaatkan kesempatan digital, media sosial, dan inovasi agar ideologi kerakyatan tetap hidup dan beresonansi dengan generasi milenial serta Gen Z.
Pembangunan Infrastruktur Partai
Pembangunan infrastruktur partai merupakan salah satu strategi penting yang ditempuh PDI Perjuangan untuk memperkuat kapasitas organisasi di seluruh tingkatan.
Infrastruktur ini mencakup pembangunan kantor partai di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan. Serta fasilitas pendukung seperti sekretariat, ruang pertemuan, dan sarana komunikasi digital.
Tujuan dari pembangunan infrastruktur adalah untuk menciptakan basis operasional yang kuat sehingga kegiatan politik. Konsolidasi kader, dan program sosial dapat berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik.
Dengan adanya infrastruktur yang memadai. Partai dapat lebih cepat merespons kebutuhan masyarakat sekaligus menegakkan disiplin organisasi.
Baca Juga: Anggota DPR Dorong Investasi Besar Untuk Turunkan Pengangguran
Perlindungan Pekerja PDI Perjuangan

PDI Perjuangan menempatkan perlindungan pekerja partai sebagai salah satu aspek penting dalam pengelolaan organisasi. Perlindungan ini mencakup hak-hak dasar pekerja, seperti upah yang layak, jaminan kesehatan, serta keamanan dan kenyamanan dalam bekerja.
Partai memastikan bahwa semua staf, baik yang bekerja di tingkat pusat maupun daerah, mendapatkan perlakuan yang adil sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.
Dengan adanya perlindungan yang memadai, pekerja partai dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan fokus dalam mendukung kegiatan politik serta program-program sosial partai.
Workshop Perlindungan Pekerja
Workshop perlindungan pekerja merupakan salah satu upaya strategis PDI Perjuangan untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi kader serta staf dalam menjalankan hak dan kewajiban ketenagakerjaan.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang regulasi ketenagakerjaan, standar keselamatan kerja. Serta mekanisme pengaduan dan perlindungan hak-hak pekerja.
Melalui workshop, peserta dibekali dengan pengetahuan praktis mengenai bagaimana memastikan lingkungan kerja yang aman, adil, dan produktif, sehingga setiap pekerja partai dapat melaksanakan tugasnya secara optimal.
Buat kalian yang ingin mendapatkan analisis politik yang tajam dan update terkini, kalian bisa kunjungi Politik Ciki yang dimana akan selalu menyajikan berita dan opini terpercaya seputar dinamika politik Indonesia dan dunia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari lintasberita.co.id